kicau keluh H-4

Pesan singkat dari teman beberapa saat lalu menyisakan rasa perih. Ada yang memaksa saya mengakui hal yang tidak sebenarnya. Dan? Lalu? Tentu saja tak ada gunanya menjelaskan. Semoga perih ini hanya sebentar.  Hal-hal bodoh semacam ini tak boleh menghentikan saya untuk merasa hidup.

Berjalan di antara gedung tinggi di malam hari selalu membuat saya merasa nyaman. Ialah menarik nafas panjang lega, sambil tersenyum dari kepala sampai kaki. Saya tidak tahu apakah ini sebuah momen yang tepat untuk merasakannya, apapun sebutannya. Karena setahu saya, beberapa bulan terakhir adalah masa yang buruk bagi karir saya. Tentu ini hanyalah pandangan sempit saya terhadap apa yang saya lihat, dalam koridor waktu tertentu. Bisa saja lima menit kemudian saya berubah pikiran. Well, walau nyatanya belum ada satu pandanganpun yang saya rubah.  Maafkan baim ya Tuhan. Haha…

Malam ini gerimis menghiasi langit Jakarta. Sebenarnya saya punya kenangan pahit tentang suasana ini. Hem..  malam itu malam pertama ibu saya tampak sangat lemah. Saya menemaninya beberapa saat di rumah sakit. Hujan sangat deras, melegalkan suasana hati saya. Saat perjalanan pulang, saya melihat seluruh warna kota luruh bersama hujan. Dan sampai saat inipun masih tampak sama. Hujan adalah tanpa warna bagi saya. Tapi saya bisa menghadapinya, setidaknya untuk saat ini.

Perjalanan pulang adalah ruang efektif saya untuk berfikir. Terkadang bahkan terlalu efektif. Sampai sesekali saya sengaja berlama-lama di dalamnya. Hanya untuk memikirkan hal-hal detil atau menelaah pertanyaan-pertanyaan spontan yang bisa atau tidak bisa saya jawab. Lalu berlanjut ke pertanyaan atau sanggahan lain yang berkaitan, atau tidak. Pertanyaan paling konyol dan paling sering saya pikirkan adalah “bolehkah saya pulang melewati jalan lain?”. Padahal saya tahu tak ada jalan lain. Hal itu cukup mengganggu saya.

Sambil berjinjit di atas genangan-air-sialan, sekilas terpikir beberapa kejadian belakangan ini. Apapun yang saya kerjakan selalu tidak memuaskan, setidaknya bagi saya. Persetan dengan kutukan, hukuman dan sebagainya. Saya sudah tahu jawaban dari pertanyaan “mengapa ini bisa terjadi?” dan sedang berusaha menyelesaikannya dengan cara yang semoga saja tidak menyakiti siapapun. Jam terus berdetik, dan kehabisan waktu adalah konsekuensi dari bermain lembut seperti yang sedang saya lakukan. Well, dalam kurun waktu itu katakanlah saya masih mendekam di lubang yang sama. Sangat tergoda memang memikirkan ketertinggalan dan membuat parameter kesuksesan versi dunia. Tapi saya rasa membandingkan diri dengan orang lain jelas tidak adil, untuk siapapun. Yang perlu saya lakukan adalah berusaha lagi. Lelah? Memang. Tak akan jadi manusia jika tanpa rasa lelah.

Menarik nafas sebentar, menghentikan langkah dan menikmati cemilan pinggir jalan, saya menemukan teman lama. Iringan pawai anak berbaju menjuntai dengan ukiran rumit dan mickey berkepala mawar. Mereka selalu muncul di saat yang tepat. Saat saya butuh momentum untuk bergerak dari fase bertahan. Lalu saya sadar, saya memang tak bisa menemukan jalan lain untuk pulang. Tapi saya bisa melakukannya dengan cara yang berbeda. Yang diperlukan hanyalah sejumput imajinasi.

08-05-12

Posted in tulisan saja | Leave a comment

d a y 3 2 7 f a c e 2 8

Pernah dengar ceritaku tentang anak berpakaian aneh dan mickey berkepala mawar yang menari-nari? Mereka tak pernah terlihat lagi, karna aku yang tak membiarkan mereka datang. hem… membelenggu imajinasi adalah sebuah kebodohan. Karena kita membutuhkannya saat segala hal nyata merusak pikiran kita. #sedangmenyogokmerekabiarmaudatanglagi haha

Beberapa hari ini mulai berfikir untuk melepaskan angka 400 dalam resolusi ini. Kurasa ada baiknya aku melepas sedikit tekanan untuk membuat angka 250 menjadi sesuatu yang lebih menyenangkan. Belakangan aku merasa menjadi mesin penghasil sketsa. Aku hanya ingin lebih menikmatinya daripada sekedar membuatnya. #alasan

Face 28, Natalie Portman—black swan. Adalah film favoritku (dengan asumsi belum nonton the king’s speech yang merupakan tipikal filem yang aku  suka), dan tentu saja acting terbaik tahun 2010. Portman sungguh mengalahkan segala ekspektasi. Aku sudah 3 kali menonton film ini, dan masih merasakan euforia yang sama di akhir film. Brilliant! Seharusnya film ini, atau king’s speech atau inception atau the fighter yang menang golden globe… berarti di antara 5 nominasi yang paling jelek menurutku justru pemenangnya hahahaha … the social network.. filem yang bagus, tapi belum layak untuk menang… *I hate golden globe.

video proses pembuatannya bisa dilihat di sini: http://www.facebook.com/video/video.php?v=1608060009459

Posted in tulisan dan digital painting | Tagged , | Leave a comment

d a y 3 1 7 f a c e 2 7

Dog days are over, theme song tahun ini. Tidak harus mampu melihat jalan untuk memperjuangkan mimpi. Kalau pathnya memang tidak terlihat, buat saja sendiri. Terkadang kita terlalu terbebani oleh pengharapan orang lain dan diri sendiri. Tapi, tidak perlu membuktikan apapun pada siapapun kan untuk bisa menikmati hidup. Just enjoy the show.. Bersulang! Plak ..

Face 27, Chloe Moretz—glow. Pertama kali melihat aksinya di kick ass sebagai hit girl, langsung jatuh cinta. Sebenarnya melihatnya pertama kali di 500 days of summer sih. Tapi waktu itu belum seyahud sekarang. Haha apa sih. Kali ini, aku juga membuat video prosesnya… kali ini step2nya aku buat lebih banyak, jadi prosesnya bisa lebih terlihat… mwehehe jadi menyesal tidak membuat video proses Ellen Page T___T…

* *videonya bisa dilihat di sini http://www.facebook.com/video/video.php?v=1596031548755

Posted in tulisan dan digital painting | Tagged , | 1 Comment

d a y 3 1 6 f a c e 2 6

Ada beberapa project yang datang. Sangat butuh masukan dari teman-teman terdekat. Hem, entah apa maunya kepala ini. Banyak hal baik yang mulai berdatangan, tapi belum juga bisa bersemangat. Dan aku  berkabung karenanya. Sungguh contoh yang buruk, jangan ditiru…

face 26, Stephanus Theodorus Suhendra tato—acne. Mwehehehe. Panen jerawat bang? Beliau begitu ceria dan begitu kribo, mungkin dia adalah pria ceria oriental terkribo di dunia. Bang ivan ini punya tato yang diseponsori oleh extra  j*ss, ya kan van? Hehe…

*Hem belakangan selalu berurusan dengan jenggot tanggung. Face berikutnya harus yang cantik.

Posted in tulisan dan digital painting | Tagged , , , | Leave a comment

d a y 3 1 5 f a c e 2 5

Tidak ada inspirasi, tidak ada semangat. Semoga tak akan berlangsung lama.

face 25, Mohamad Rachmadian Narotama—optimist. Beliau adalah pendengar dan pembicara yang baik.  Beberapa kali berbincang-bincang dengan beliau, kontentnya sungguh menginspirasi. Buehehe .

Posted in tulisan dan digital painting | Tagged , , , | Leave a comment

d a y 3 1 2 f a c e 2 4

Hari menatap computer tanpa melakukan apapun… a p a p u n

Face 24, Ellen page—shine. Waw, aku memang agak kesulitan menggunakan warna-warna dengan gradasi tone yang sempit, tapi… waw  #pingsan

Posted in tulisan dan digital painting | Tagged , | 1 Comment

d a y 3 1 1 f a c e 2 2 – 2 3

Menyusun rencana baru untuk bisa mensuplai isi dompet. Ada kawan yang berprinsip: akan kukejar uang kemanapun dia berhembus. Kalau aku sih lebih suka: buat uang-uang itu berhembus padaku tanpa harus kukejar.. haha. Hem, semoga berjalan sesuai yang diinginkan. Yang penting prosesnya diusahakan sebaik mungkin, hasil akhirnya pasrahkan saja pada Tuhan — t e o r i.

Hari ini mendengar hal yang berkaitan dengan melukis-hukum-agama, dan jujur saja cukup membuat saya resah. Tak akan kubahas di sini tentu. Tapi, kemungkinan akan mempengaruhi keputusanku untuk terus melanjutkan bakat ini atau tidak. Walaupun aku jadi bertanya-tanya, untuk apa bakat ini kalau begitu? Sementara ini sih aku akan habiskan 400 hari program ini, lalu akan kupikirkan lagi lebih lanjut masalah tadi.

Face 22-23, mr. and mrs Satrio Utomo Drajat — hats. Aku benci topi-topi itu. Sulit sekali buatnya T__T. Tahu tidak? Mrs. Rio adalah face yang pembuatannya memakan waktu paling lama dari face-face yang lain, hahaha. Amazing deh, menghabiskan waktu 2 hari sendiri. Dan Mr. rio adalah face pertama yang jerawat-jerawatnya tidak saya hilangkan. Membanggakan bukan?

Posted in tulisan dan digital painting | Tagged , , | Leave a comment